Cara Menentukan Lumens Untuk sebuah projector yang di inginkan
Dengan meningkatnya kebutuhan di era
teknology seperti sekarang ini terutama dengan penggunaan alat visual seperti
projector, projector sering di gunakan di sekolah, di kantor, bahkan di
rumah-rumah. Kadang-kadang gambar yang diproyeksikan oleh projector itu tidak
sesuai dengan yang kita inginkan. Ada kalanya gambar yang terproyeksi tetap
tidak terlalu bagus walaupun kita sudah melakukan banyak pengaturan seperti
pengaturan kontras, ketajaman, atau kecerahan terhadap projector tersebut.
Kualitas proyeksi sebuah projector tergantung kepada angka lumens projector itu
sendiri. Sebuah projector yang memiliki angka lumens yang tinggi mampu
memberikan gambar yang terproyeksi dengan lebih jernih dan lebih cerah.
Berikut sedikit tips yang bisa kami share
mengenai hal-hal dasar untuk menentukan lumens yang tepat sebelum kita
menyewa/membeli sebuah projector.
1.
Ukur ukuran layar yang akan digunakan
untuk memproyeksikan gambar. Bila Anda akan menggunakan layar yang besar,
berarti Anda membutuhkan proyektor dengan angka lumens yang tinggi. Untuk
keperluan kantor/rumahan, layar proyeksi yang digunakan biasanya berukuran
kurang dari 100 inci. Untuk ukuran tersebut, lumens yang diperlukan cukup 2.000
lumens. Lain lagi bila ukuran layar yang digunakan lebih besar, seperti layar
yang digunakan di teater untuk memutar film/video dengan jumlah audiens yang
juga besar. Maka diperlukan projector dengan angka 2.000 ke atas.
2.
Periksa tingkat pencahayaan di ruangan
yang akan digunakan. Ruangan dengan pencahayaan yang redup akan sangat membantu
untuk menghasilkan pemroyeksian gambar yang bagus. Namun pertimbangkan juga
kepentingan audiens Anda. Bila audiens Anda juga perlu membaca/menulis sambil
melihat proyeksi gambar, maka Anda perlu memberikan penerangan yang cukup
terhadap ruangan tersebut. Pada ruangan dengan pengaturan yang gelap, Anda
cukup menggunakan proyektor dengan angka lumens di bawah 2.000. Namun bila
audiens Anda perlu melakukan hal-hal lain sambil melihat proyeksi gambar, pilih
proyektor dengan lumens yang tinggi, bila perlu mencapai 4.000 agar bisa
berfungsi sebagai penerangan juga untuk audiens Anda.
3.
Ukur jarak antara audiens dengan layar
proyeksi. Orang yang duduk dekat dengan layar tidak akan memiliki masalah untuk
melihat hasil proyeksi dari projector. Sedangkan orang yang duduk di
belakang/duduk di baris ke-10/15 mungkin akan mengalami masalah untuk melihat
gambar yang terproyeksi pada layar yang kecil. Untuk menyiasatinya, gunakanlah
layar yang lebar dan projector dengan angka lumens yang tinggi. Sebuah ruangan
yang menampung 200 orang atau lebih akan membutuhkan projector dengan angka
lumens 5.000 atau lebih tinggi supaya bisa memberikan hasil proyeksi yang baik.
4.
Pertimbangkan tentang hal apa yang akan
diproyeksikan. Bila projector Anda akan digunakan untuk memproyeksikan film,
maka projector dengan lumens 2.000 pun sudah cukup. Sedangkan bila projector
Anda akan dipergunakan untuk menampilkan grafik, peta, gambar, atau tipe-tipe
lainnya yang memerlukan banyak detail, maka Anda akan membutuhkan projector
dengan angka lumens minimal 3.000.
5.
Pertimbangkan tentang budget yang Anda
miliki. projector dengan angka lumens yang tinggi memiliki harga yang pastinya
lebih mahal dibandingkan dengan projector dengan angka lumens rata-rata.
Perbedaan Antara Teknologi DLP dan LCD Pada Projector
No comments:
Post a Comment